"AMANAH JABATAN, INTEGRITAS DAN LARANGAN MEMPERKAYA DIRI" مَنْ وُلِّيَ الْقَضَاءَ وَلَمْ يَفْتَقِرْ فَهُوَ لِصٌّ Penjelasan: Teks Arab dengan Terjemahannya مَنْ وُلِّيَ الْقَضَاءَ Artinya: "Barang siapa yang diberi jabatan (dalam hal ini jabatan sebagai hakim/qadhi)." Kata وُلِّيَ adalah bentuk pasif dari kata وَلَّى , yang berarti "diberi kekuasaan/jabatan". وَلَمْ يَفْتَقِرْ Artinya: "Dan dia tidak menjadi miskin (karena jabatan itu)." Kata يَفْتَقِرْ berasal dari akar kata فَقْر yang berarti "kemiskinan". Frasa ini bermakna bahwa seorang hakim idealnya tidak menggunakan jabatan tersebut untuk memperkaya diri, melainkan siap menerima tanggung jawab, bahkan jika itu membuatnya hidup sederhana. فَهُوَ لِصٌّ Artinya: "Maka dia adalah pencuri." Kata لِصٌّ bermakna pencuri, menunjukkan bahwa tindakan mengambil keuntungan dari jabatan tersebut dianggap sebagai bentuk pengkhianatan dan pencurian. Makna Filosofi...